Lebah memang memberikan banyak manfaat bagi kehidupan manusia. Dari lebah, Kita bisa merasakan nikmatnya mencicipi madu maupun propolis. Lebah memang dikenal hewan dengan penghasil madu dan propolis. Dari madu dan propolis inilah berbagai jenis makanan, minuman, obat-obatan, hingga sabun madu diolah Sehingga kita dapat dengan mudah menemukan berbagai produk olahan dari madu dan propolis.

Kelebihan lebah yang mampu menghasilkan madu dan british propolis asli melalui sarangnya, membuat orang berburu untuk mendapatkan sarangnya hingga ke dalam hutan. Walaupun sudah banyak petani yang ternak lebah, akan tetapi lebah hutan biasanya lebih enak dari segi rasa. Sehingga tidak heran madu dan propolis yang didapatkan dari sarang lebah hutan lebih mahal harganya dibandingkan dengan ternak. Hal ini wajar terjadi karena resiko mendapatkan sarang lebah hutan lebih besar dari sarang lebah ternak.

Lebah Sedang Hinggap Bunga Matahari, Sumber: Unsplash/@at8eqeq3

Namun dibalik kelebihannya dalam menghasilkan madu dan propolis, sengatan lebah dapat membuat orang terluka bahkan mengakibatkan korban jiwa apabila tidak ditangani dengan baik. Sehingga perlu pengaman khusus ketika berburu madu dan propolis di hutan atau ketika panen madu dan propolis ternak.

Akibat sengatannya yang luar biasa, sehingga sarang lebah tidak boleh berada di dekat pemukiman penduduk. Maka dari itu, untuk menghindari terbentuknya sarang lebah dekat tempat tinggal Anda. Waspadai beberapa jenis tanaman berikut ini. Karena tanaman berikut ini bisa disukai madu untuk berhinggap. Apa saja tanaman tersebut? berikut ulasan dari GoGreen Garden Jogja.

1. Bunga Matahari (Sunflower)

Bunga Matahari dalam Bahasa Latin yakni Helianthus Annuus L dan merupakan salah satu jenis bunga yang tumbuh mekar dalam satu tahun sekali (musiman). Bunga Matahari ini merupakan tanaman yang berasal dari negara Peru, Meksiko, dan Amerika Serikat. Bunga Matahari cukup familiar terdengar di telinga masyarakat Indonesia. Apalagi kalau Anda penyuka kuaci, kuaci sendiri berasal dari biji bunga matahari.

Bunga Matahari, Sumber: Unsplash/@aaronburden

Bunga ini bukan tanpa sebab dinamakan Bunga Matahari (Sunflower), namun karena kelopak bunganya menjulang tinggi dan warnanya yang kuning layaknya matahari yang bersinar, serta tumbuh tegak ke atas membengkok mengarah ke sinar matahari. Bunga Matahari dapat tumbuh tinggi hingga mencapai 1 – 2 meter dengan batang yang berbulu halus, berbentuk bulat, tebal, dan kuat.

Tanaman Bunga Matahari termasuk bunga majemuk dengan puluhan kelopak bunga besar yang berbentuk pita berwarna kuning terang dan tersusun dari ribuan kelopak bunga kecil dalam satu bonggol bunga. Dengan ukuran bunganya yang besar dan berwarna kuning ditambah nektar yang banyak menjadikan Bunga Matahari sebagai pabrik penyerbukan bagi lebah madu.

2. Bunga Aster

Bunga Aster memiliki paduan antara warna putih, kuning, biru, pink, ungu, dan warna lain. Bunga Aster merupakan tanaman yang berasal dari Tiongkok dengan tumbuh tinggi rata-rata 30 – 70 centimeter. Bunga yang satu ini biasanya mekar di akhir musim panas dan dalam musim gugur. Bunga Aster menjadi salah satu tanaman yang diserbu lebah madu ketika sedang mekar terjadi.

Bunga Aster, Sumber: Unsplash/@artisanjan

Di Indonesia Bunga Aster termasuk komponen bunga karangan yang dianggap penting. Dalam satu tangkai terdapat beberapa cabang yang ujungnya adalah kuntum bunga.  Bunga ini sekilas bentuknya seperti bunga kertas (hampir mirip dengan bunga matahari).

3. Bunga Black Eyed Susan

Bunga Black Eyed Susan termasuk tanaman yang banyak tumbuh di wilayah tropis seperti Afrika, Amerika Utara, Asia Tenggara diantaranya Indonesia. Bunga yang satu ini memiliki ciri khas dengan kelopak bunga yang menawan berwarna kuning dan coklat dengan bagian tengahnya berwarna keunguan, menjadikan dia sebagai salah satu tanaman yang disukai oleh lebah madu.

Bunga Black Eyed Susan, Sumber: Unsplash/@dustinhumes_photography

Selain itu, Bunga Black Eyed Susan merupakan tanaman keras dan berumur panjang sehingga Anda tidak perlu menanam kembali. Black Eyed Susan dapat tumbuh dengan mudah seperti bunga liar lainnya. Hanya dengan menyebarkan benih di seluruh area tertentu akan mampu mengembangkan diri setelah musim pertama.

4. Bunga Dandelion

Bunda Dandelion memang termasuk dalam kategori tanaman gulma. Gulma adalah tumbuhan yang kehadirannya tidak diinginkan pada lahan pertanian atau perkebunan karena menurunkan hasil yang bisa dicapai oleh tanaman produksi di sekitarnya. Namun demikian, tanaman ini berbeda dengan tanaman gulma pada umumnya. Dengan kelopak bunganya yang berwarna kuning menjadikan bunga yang satu ini disukai oleh lebah.

Bunga Dandelion, Sumber: Unsplash/@aaronburden

Dengan adanya penyerbukan yang dilakukan oleh lebah akan meningkatkan nutrisi pada rumput hijau di sekitarnya. Bunga Dandelion tidak memerlukan tempat khusus untuk tumbuh. Di Indonesia sendiri, bunga ini dapat berkembang dengan cepat di mana saja. Bunga Dandelion sendiri berasal dari Eropa dan Asia. Serpihan kelopak tipis yang melayang-layang akan jatuh dan tumbuh membentuk bunga baru.

5. Bunga Kaliandra

Bunga Kaliandra merupakan tanaman dengan kelopak bunga yang berwarna merah, disebut juga sebagai powder puff flower. Bunga yang cantik ini berasal dari negara Guatemala. Dengan ranting berwarna abu-abu hijau kecoklatan dan batang bercabang dengan terkulai serta berduri menjadikan bunga ini cocok digunakan sebagai tanaman pembatas atau tanaman pagar rumah Anda. Bunga Kaliandra memiliki bentuk bunga yang kerucut dengan warna kuning kehijauan.

Bunga Kaliandra, Sumber: Unsplash/@dorne_marting

Bunga Kaliandra menjadi salah satu bunga kesukaan lebah untuk datang berhinggap, karena memiliki nektar walaupun tidak memiliki serbuk sari. Selain itu, tanaman ini berbunga sepanjang tahun serta berbunga raya selama 9 bulan dari 12 bulan sehingga memungkinkan lebah terus menerus datang berhinggap di bunga yang satu ini. Bunga Kaliandra menyukai sinar matahari penuh atau kondisi separuh naungan dan drainase yang baik.

6. Bunga Lemon Balm

Bunga Lemon Balm atau disebut juga dengan Melissa officinalis merupakan tanaman herbal yang berasal dari dari Eropa, Afrika Utara, Asia Tengah, dan Mediterania. Tanaman ini tumbuh 70 – 140 centimeter dengan daun yang berbau sedikit lemon dengan bentuk seperti mint. Bunga Lemon Balm menjadi tanaman yang cukup sempurna bagi lebah kaya akan penghasil nektar. Bunga Lemon Balm dapat dikatakan makanan lezat lebah madu seperti teh.

Bunga Lemon Balm, Sumber: Unsplash/@phillip_larking

Bunga Lemon Balm berwarna putih kecil dan penuh dengan nektar. Di Indonesia, Bunga Balm selain dijadikan herbal untuk makanan dan minuman, juga digunakan sebagai tanaman obat, karena khasiatnya yang dapat menghilangkan kecemasan dan menenangkan jantung. Lemon balm memiliki sifat menenangkan (relaksasi) sehingga dapat membantu tidur bagi penderita insomnia, meningkatkan daya ingat otak, membantu memulihkan gangguan pencernaan, dan menangani gigitan hewan berbisa.

7. Bunga Snapdragon

Bunga Snapdragon merupakan bunga asli daerah berbatu di sekitar Eropa, Amerika Serikat, dan Afrika Utara. Bunga Snapdragon mampu menghasilkan aroma nektar yang mampu menarik lebah madu untuk menyerbu. Dengan daya tarik aroma tersebut membuat Lebah kemudian membawa aroma snapdragon kembali ke sarang. Hal tersebut merupakan keunikan dari Bunga Snapdragon.

Bunga Snapdragon, Sumber: Unsplash/@ashkfor121

Bunga Snapdragon mempunyai batang yang tinggi dengan bunga berwarna yang cerah yang akan mekar ketika cuaca dan suhu sudah dingin. Bunga Snapdragon mulai berbunga di bawah batang dan menuju ke atas sehingga akan memiliki waktu berbunga yang cukup lama. Bunga Snapdragon memiliki beragam warna mulai dari pastel pucat hingga merah dan jeruk yang semarak.

Itulah beberapa tanaman yang dapat dihinggapi oleh lebah madu dan lebah propolis. Tidak ada salahnya Anda menanam beberapa tanaman diatas untuk dijadikan tanaman hias di halaman rumah Anda. Semoga informasi diatas dapat memberikan manfaat untuk Anda.

Open chat
Tukang Taman Berpengalaman.