Memiliki rumah kaca atau green house adalah cara terbaik bagi Anda yang ingin berkebun tanpa harus pusing memikirkan cuaca yang tidak menentu. Di dalam ruangan ini, beragam jenis tanaman greenhouse bisa Anda budidayakan dengan mudah. Di mana tanaman tersebut juga menjadi lebih terlindungi dari berbagai risiko.
Seperti terlindungi dari matahari yang terlalu panas atau debit air hujan yang sering membuat akar busuk. Namun sebagai pemula, kunci utamanya dalam membuat greenhouse adalah memilih jenis tanaman yang mudah dibudidayakan dan cepat dipanen. Sehingga, nantinya Anda tidak memerlukan teknik rumit atau alat yang mahal untuk memulainya.
Rekomendasi Jenis Tanaman Greenhouse yang Mudah Dibudidayakan
Setidaknya ada beberapa pilihan tanaman sayur atau buah yang mudah tumbuh subur meskipun Anda baru pertama kali menanamnya. Namun, tidak hanya jenis tanamannya saja yang perlu diperhatikan, elemen taman pun juga memainkan peran penting.
Jika semua elemen taman diperhatikan dengan baik, maka beberapa resiko yang mungkin saja terjadi bisa diantisipasi sejak awal. Nah, berikut adalah beberapa jenis tanaman greenhouse yang bisa dijadikan pilihan untuk dibudidayakan.
1. Tanaman Selada

Selada adalah pilihan tanaman pertama yang cocok bagi pemula. Pasalnya pertumbuhannya tergolong sangat cepat. Nantinya di dalam greenhouse, selada akan terlindungi dari air hujan. Air hujan sendiri menjadi salah satu penyebab daun robek atau busuk. Setidaknya hanya butuh waktu sekitar satu bulan dari masa tanam hingga siap panen.
Tanaman ini bahkan tidak membutuhkan lahan luas. Anda bisa menanamnya menggunakan pot kecil yang bisa disusun pada rak gudang atau jenis rak lainnya. Selada juga tidak membutuhkan banyak pupuk. Anda hanya perlu memastikan tanahnya selalu dalam keadaan lembab agar daun tidak terasa pahit saat dimakan.
2. Mentimun

Mentimun adalah jenis tanaman greenhouse yang suka dengan udara hangat dan stabil. Oleh sebab itu, tanaman ini direkomendasikan untuk greenhouse karena bisa sangat subur. Sifatnya termasuk merambat, sehingga Anda perlu mengarahkan batangnya ke atas dengan tali atau jaring supaya tidak memenuhi bagian lantai.
Menanam di dalam greenhouse membuat kulit mentimun jadi lebih mulus dan bersih dari bercak hitam. Namun, selalu pastikan Anda rajin menyiramnya sebab mentimun membutuhkan banyak air untuk menghasilkan buah berair dan segar. Satu jenis bibit saja sudah cukup untuk memberikan hasil panen yang melimpah bagi keluarga.
3. Tanaman Buah Stroberi

Stroberi jadi rekomendasi jenis tanaman greenhouse yang juga bisa dipilih. Sebab stroberi sering gagal jika ditanam di luar ruangan. Buahnya mudah busuk saat terkena tanah basah. Lain halnya ketika berada di dalam rumah kaca, stroberi bisa tumbuh secara aman di dalam pot gantung atau rak tinggi.
Jadi, buahnya akan tetap bersih dan berwarna merah sempurna. Bahkan kemungkinan besar memiliki rasa yang lebih manis. Selain itu sebagai pemilik greenhouse, Anda jadi lebih mudah untuk mengontrol pemberian air supaya tidak mengenai bagian buahnya.
4. Tanaman Kemangi

Kemangi termasuk tanaman herbal yang memiliki aroma sangat wangi bahkan sangat mudah untuk dibudidayakan. Anda hanya menanamnya dari biji atau stek batang. Setidaknya tidak perlu tips merawat tanaman khusus untuk kemangi. Dalam waktu singkat, kemangi akan tumbuh subur memenuhi pot.
Apalagi saat ditanam dalam greenhouse, daun kemangi akan tumbuh lebar dengan aromanya lebih kuat karena terlindungi dari polusi udara. Selain itu, kemangi juga berfungsi sebagai pengusir serangga alami bagi tanaman lain di sekitarnya. Cukup petik bagian ujung batangnya saja dan biarkan tanaman ini terus bercabang dan tumbuh semakin banyak.
5. Tanaman Paprika

Jenis tanaman greenhouse lainnya yang juga bisa dibudidayakan adalah paprika. Paprika merupakan jenis tanaman yang membutuhkan perlindungan dari angin kencang supaya bagian batangnya tidak patah. Di dalam ruangan, warna paprika akan terlihat lebih mengkilap dan daging buahnya lebih tebal.
Anda bisa menanam berbagai jenis warna seperti merah, kuning, atau hijau untuk mempercantik kebun. Meski pertumbuhannya sedikit lebih lambat dibandingkan dengan jenis cabai biasa, hasil panen paprika memiliki nilai jual yang tinggi. Secara tidak langsung Anda sudah berhemat untuk konsumsi pribadi.
6. Tanaman Bayam

Bayam adalah sayuran hijau yang sangat kuat dan jarang gagal saat ditanam. Tanaman ini tidak membutuhkan perawatan khusus, asalkan tanahnya gembur dan cukup air. Di greenhouse, bayam bisa tumbuh lebih cepat bahkan warna daunnya akan terlihat lebih hijau pekat. Sebab, suhu lingkungan di dalam greenhouse selalu terjaga.
Cara memanennya juga sangat mudah, Anda hanya perlu memetik bagian daun dan batang bagian atasnya. Bayam juga termasuk sangat jarang diserang penyakit. Jadi, tidak heran jika bayam adalah pilihan paling aman bagi Anda yang tidak punya banyak waktu untuk merawat kebun.
7. Tomat Cherry

Tomat cherry memiliki elemen tanam yang jauh lebih mudah dibandingkan dengan jenis tomat ukuran besar. Tanaman ini sangat produktif dan terus berbuah tanpa henti jika mendapat cukup cahaya matahari. Di dalam greenhouse, tomat akan terhindar dari serangan ulat dan lalat buah yang sering merusak hasil panen.
Anda hanya perlu menyiapkan tiang penyangga supaya bagian batangnya tidak roboh ketika buahnya mulai banyak. Selain rasanya yang manis, warna merahnya yang cerah akan membuat tampilan kebun dalam ruangan Anda terlihat lebih cantik dan segar dipandang mata. Apalagi ketika dipadukan dengan tanaman lainnya.
8. Tanaman Cabai Rawit

Cabai rawit menjadi rekomendasi jenis tanaman greenhouse terakhir yang bisa Anda budidaya. Tanaman ini sangat menyukai panas, sehingga suhu hangat di dalam greenhouse akan mempercepat proses pembuahan. Keuntungan menanam cabai di greenhouse adalah Anda bisa mengatur kelembaban tanah agar bunga cabai tidak mudah rontok.
Selain itu, Anda tidak perlu khawatir tanaman mati saat musim hujan tiba. Dengan perawatan sederhana seperti pemberian pupuk kandang secara rutin, pohon cabai Anda bisa bertahan hidup dan terus berbuah hingga satu tahun lebih. Sehingga, mampu memenuhi kebutuhan cabai di skala rumahan.
Memulai berkebun di dalam greenhouse sebenarnya tidak rumit seperti yang dibayangkan. Dengan memilih jenis tanaman greenhouse yang tepat dan memperhatikan elemen perawatan lainnya, Anda bisa menikmati panen segar setiap hari tanpa pusing memikirkan cuaca. Semoga informasi yang kami berikan bermanfaat.