5 Jenis Tanaman Hias Anthurium yang Cocok Menjadi Koleksi

Pecinta tanaman hias pasti familiar dengan anthurium. Ya, tanaman hias satu ini menjadi salah satu pilihan favorit karena keunikan yang dimilikinya. Mulai dari bentuk daun yang unik hingga warna yang beragam, membuat anthurium banyak digemari untuk menjadi ornamen dekorasi baik di taman indoor maupun outdoor.

Anthurium sendiri merupakan kelompok tanaman dari famili Araceae, masih berkerabat dengan alokasia, keladi hias, dan sri rejeki. Tanaman ini berasal dari benua Amerika, khususnya Meksiko Utara, Argentina Utara dan Kepulauan Karibia. Anthurium banyak dijadikan koleksi karena memiliki daya tarik pada bentuk daun maupun bunganya. 

Tanaman anthurium secara umum dibedakan menjadi dua jenis, anthurium bunga dan anthurium daun. Dalam hal perawatan, anthurium umumnya menyukai lingkungan yang lembab, yang terang tetapi tidak terkena sinar matahari langsung secara berlebihan. Oleh karena itu, tanaman ini dapat menjadi pilihan sebagai tanaman indoor ruang tamu

5 Jenis Tanaman Hias Anthurium yang Menarik

Sampai di sini, apakah sudah tertarik mengoleksi anthurium untuk rumah Anda? Namun apakah Anda masih bingung anthurium mana yang akan Anda bawa pulang? Kami memiliki beberapa rekomendasi jenis tanaman hias anthurium untuk mempercantik rumah Anda. Apa saja ya? Berikut beberapa di antaranya: 

1. Anthurium Jenmanii

Anthurium jenmanii, Sumber: iplantree.com
Anthurium jenmanii, Sumber: iplantree.com

Anthurium jenmanii merupakan salah satu jenis anthurium yang cukup populer. Tanaman hias ini berasal dari Trinidad & Tobago dan Brazil. Tanaman ini memiliki daun tebal, lebar, dan kokoh dengan tulang daun yang terlihat tegas. Daunnya dapat tumbuh membentuk roset yang rapi, sehingga memberikan kesan elegan ketika ditempatkan sebagai tanaman utama.

Karakter daunnya yang kuat membuat jenmanii cocok ditempatkan dalam pot berukuran cukup besar. Agar pertumbuhannya optimal, letakkan tanaman di tempat dengan cahaya terang yang tersaring. Hindari paparan matahari langsung dalam waktu lama, karena cahaya terlalu banyak membuat daun kering dan menguning. Jika kurang cahaya, daun menjadi panjang dan pucat.

2. Anthurium Gelombang Cinta

Anthurium gelombang cinta, Sumber: id.pinterest.com
Anthurium gelombang cinta, Sumber: id.pinterest.com

Anthurium gelombang cinta pernah menjadi salah satu tanaman hias yang sangat populer di Indonesia. Tanaman ini mempunyai nama latin anthurium plowmanii. Sesuai namanya, tanaman ini memiliki daun panjang dengan tepian bergelombang. Bentuk tersebut membuat tampilannya berbeda dibandingkan anthurium berdaun lebar lainnya.

Daunnya sendiri dapat memiliki panjang hingga 2 meter, dengan tangkai daunnya berukuran 10-40 cm, dan penampang melintang berbentuk huruf C atau U. Terdapat bagian yang di sebut geniculum di perbatasan helaian daun dan tangkainya. Geniculum berukuran lebih besar dan bulat daripada tangkai daun. Fungsinya untuk memutar daun menghadap sumber cahaya.

Anthurium gelombang cinta dapat tetap bersemi menghijau di musim kemarau yang kering. Maka dari itu, selain beraneka jenis tanaman anggrek, anthurium gelombang cinta cocok untuk menjadi tanaman indoor. Tempatkan pada area yang mendapatkan cahaya tidak langsung dan jangan lupa menjaga media tanam tetap lembab tanpa membuatnya terlalu basah. 

3. Anthurium Kuping Gajah

Anthurium kuping gajah, Sumber: pexels.com
Anthurium kuping gajah, Sumber: pexels.com

Rekomendasi tanaman hias anthurium berikutnya adalah kuping gajah atau anthurium crystallinum. Tanaman anthurium ini dikenal karena daunnya yang lebar dengan permukaan berwarna hijau tua. Tulang daun anthurium kuping gajah berwarna lebih terang. Kontras tersebut membuat tanaman terlihat elegan meskipun tidak memiliki bunga yang mencolok.

Anthurium kuping gajah memiliki kemiripan dengan anthurium clarinervium dan anthurium magnificum. Kedua jenis tersebut juga dikenal sebagai kuping gajah. Namun, anthurium crystallinum mampu tumbuh setinggi 90 cm. 

Dia bisa tumbuh dengan baik di dalam ruangan maupun rumah kaca. Untuk perawatan dalam pot, pertimbangkan 3 hal berikut, bahan dasar pot, luas, dan desainnya. Pot tanah liat dan pot plastik dapat membantu menjaga suhu normal dan kelembaban tanah. 

4. Anthurium Veitchii

Tanaman hias anthurium veitchii, Sumber: thespruce.com
Tanaman hias anthurium veitchii, Sumber: thespruce.com

Anthurium veitchii memiliki tampilan yang sangat berbeda dari kebanyakan tanaman hias anthurium lainnya. Daunnya memanjang dan dapat menjuntai ketika sudah dewasa. Permukaannya memiliki tekstur dan pola tulang daun yang menarik. Tanaman veitchii sendiri berasal dari hutan hujan tropis. 

Dan terbiasa tumbuh dan berkembang di daerah yang cenderung lebih lembab. Agar pertumbuhan anthurium veitchii maksimal, jangan lupa memberikan pupuk setiap 3-4 bulan sekali. Jangan lupa juga untuk memindahkan tanaman ini ketika sudah besar, waktu pemindahan pot terbaik adalah saat musim semi karena akar akan menyerap nutrisi dengan lebih efektif.

Karena dapat menghasilkan daun yang panjang, veitchii membutuhkan ruang yang cukup agar pertumbuhannya tidak terhambat. Tanaman ini sebaiknya ditempatkan pada lokasi dengan pencahayaan terang tetapi masih tersaring. Media tanam yang disarankan untuk tanaman hias anthurium jenis ini adalah media tanam yang poros, gembur dan kaya akan bahan organik.

5. Anthurium Andraeanum

Anthurium andraeanum, Sumber: thespruce.com
Anthurium andraeanum, Sumber: thespruce.com

Anthurium andraeanum dikenal sebagai bunga flamingo karena warnanya yang merah cerah. Kombinasi warnanya cukup unik, merah pada bunga, tanduk lurus dengan warna putih kekuningan, dan daunnya yang hijau pekat. Varietasnya tersedia dalam berbagai warna, seperti merah, merah muda, putih, hingga warna lainnya. 

Bentuk bunganya yang khas membuat tanaman ini sering digunakan sebagai tanaman hias sekaligus bunga potong. Selain memiliki tampilan menarik, andraeanum relatif mudah dijadikan dekorasi rumah. Letakkan di area dengan cahaya terang tidak langsung dan hindari paparan matahari terik. Selain itu, anthurium ini juga membantu menghilangkan polusi udara di rumah.

Untuk memperbanyak tanaman hias anthurium jenis andraeanum, Anda bisa melakukan stek batang. Pastikan induknya tumbuh subur dan sehat. Anda bisa melakukan pemisahan setelah anakannya memiliki 3-4 daun dan memiliki akar.

Itulah beberapa jenis tanaman hias anthurium yang bisa dijadikan sebagai koleksi untuk melengkapi taman maupun tanaman hias yang ada di rumah Anda. Pilihlah tanaman sesuai kebutuhan dan pastikan untuk selalu merawatnya dengan baik. Semoga bermanfaat.