Bunga Matahari adalah salah satu tanaman yang paling dikenal di Dunia. Tanaman ini memiliki berbagai macam daya tarik seperti keindahannya, manfaatnya serta nilai jualnya yang bisa ditingkatkan. Padahal bunga yang satu ini diketahui sudah ada sejak berabad-abad yang lalu.

Karena keindahannya, seringkali kita melihat tanaman ini pada taman-taman atau halaman rumah. Warnanya yang mencolok serta ukuran bunganya yang besar menjadi keindahannya bunga ini selalu tampak dimanapun ditempatkan. Wajar saja jika tanaman ini cocok menjadi pilihan sebagai tanaman hias.

Selain keindahannya, tanaman ini juga dikenal manfaatnya dan khasiatnya. Tanaman ini bisa dimanfaatkan sebagai bahan makanan serta memiliki khasiat tersendiri secara medis oleh karena zat-zat yang terkandung di dalamnya. Bahkan, terdapat negara seperti Ukraina yang menjadikan tanaman ini sebagai bunga nasional bagi negaranya.

Dengan berbagai keindahan serta manfaatnya, wajar jika tanaman yang satu ini menarik untuk dibahas. Untuk Anda yang ingin mengenal lebih jauh seputar bunga matahari, berikut berbagai informasi seputar tanaman hias yang satu ini.

Mengenal Bunga Matahari

Bunga Matahari, sumber : Pinterest
Bunga Matahari, sumber : Pinterest

Bunga Matahari dikenal sebagai tanaman yang indah serta sebagai salah satu penghasil minyak dari tumbuhan. Tanaman ini memiliki nama latin Helianthus annus L yang merupakan tumbuhan musiman dari suku kenikir-kenikiran Asteraceae. Tumbuhan ini memiliki ciri khas baik dari segi bentuknya hingga perilakunya.

Ciri khas tumbuhan ini salah satunya adalah bunganya yang tunggal dan ukurannya bisa mencapai diameter 30 cm. Meskipun terlihat seperti bunga tunggal, namun sebenarnya tanaman ini memiliki bunga majemuk tersusun dari berbagai bunga kecil namun berada pada satu kelopak yang besar. Warnanya bunganya juga mencolok, yaitu berwarna kuning terang.

Namun warna kuning hanya terdapat pada beberapa jenisnya saja, sedangkan pada jenis lainnya memiliki warna lain seperti merah bahkan ungu. Berbagai warna-warni berdasarkan jenisnya ini tetap menjadi ciri khas karena terlihat mencolok. Hal unik lainnya adalah perilaku tanaman ini.

Meskipun terlihat statis, ternyata tumbuhan memiliki perilaku juga. Artinya, tumbuhan juga berinteraksi dengan lingkungan menurut caranya masing-masing. Sehingga terlihat memiliki gerak meskipun semu (tidak terlihat secara langsung). Misalnya tumbuhan pemakan serangga yang menutup saat serangga hingga, tumbuhan yang daunnya menutup saat disentuh dan perilaku lainnya.

Perilaku unik ini tidak terkecuali pada bunga matahari. Di Perancis, bunga ini disebut sebagai tournesol yang memiliki makna “pengelana matahari”. Karena tumbuhan ini memiliki perilaku yaitu bunganya yang selalu menghadap ke arah matahari. Dalam bahasa lain disebut heliotropisme. Sedangkan saat mendung atau malam hari, bunganya akan menghadap ke bawah.

Bagi orang Indonesia, tanaman ini memang dinamakan matahari karena perilaku ini. Sebagai tanaman yang berperilaku heliotropisme, tanaman ini mendapatkan manfaat fotosintesis yang lebih dibandingkan jenis tanaman lainnya. Pada proses penyerbukannya, tanaman ini dibantu oleh serangga yang disebut Entomophily.

Tumbuhan ini bisa tumbuh dengan tinggi mencapai 3 – 5 meter tergantung varietasnya. Daunnya tunggal dan lebar serta batangnya terdapat bulu berwarna putih kasar, tegak, jarang sekali bercabang.

Bunganya tersusun majemuk dan terdapat 2 tipe bunga yaitu: Bunga tepi atau bunga lidah yang membawa satu kelopak besar dengan warna kuning cerah steril dan bunga tabung yang fertil menghasilkan biji. Pada bunga tabung jumlahnya bisa mencapai 2.000 kuntum dalam satu tandan bunga.

Jenis Bunga Matahari

Bunga matahari yang seringkali dikenal adalah yang bentuknya paling mirip dengan matahari. Yaitu yang berwarna kuning dengan kelopak yang besar. Namun sebenarnya, terdapat lebih dari sepuluh jenis bunga matahari. Hal ini dapat dilihat pada beberapa tanaman lainnya yang juga memiliki pola bunga yang sama, yaitu bunga yang melingkar dan memiliki kelopak tunggal ditengah.

Beberapa jenis bunga matahari diantaranya Giant Sun Gold, Teddy Bear, Big Smile, Earth Walker, Fiesta Del Sol, Cherry Rose, Early Russian, Music Box, Red Sun, Moon Walker dan beberapa jenis lainnya. Sebagian besar hampir sama dengan warna kuning cerah, sedangkan jenis bunga lainnya memiliki warna seperti merah bahkan ungu.

Khasiat Bunga Matahari

Secara umum, Bunga Matahari dimanfaatkan sebagai sumber penghasil minyak tumbuhan dan tanaman hias. Namun jika dilihat dari kandungan zat pada tumbuhan ini, terdapat berbagai khasiat salah satunya untuk kesehatan.

Red Sun, sumber : Etsy
Red Sun, sumber : Etsy

Dalam 100 gram biji bunga matahari terkandung kurang lebih 20 gram karbohidrat, 8,6 gram serat, 20,78 gram protein, kalori 584 Kcal, dan 51,46 gram lemak. Dari 100 gram bijinya terdapat vitamin seperti vitamin A, vitamin C, vitamin E, Thiamin, Riboflavin, Niacin, Pantothenic acid, Folates, dan Pyridoxine. Selain itu, terdapat pula mineral seperti kalsium, zat besi, Phosporus, Zinc, Magnesium.

Berdasarkan kandungan yang terdiri dari berbagai macam zat ini, secara medis, tanaman yang satu ini memiliki khasiat bagi kesehatan tubuh apabila dikonsumsi. Berikut beberapa khasiatnya :

1. Kesehatan Tulang

Biji tanaman ini memiliki kandungan Selenium dan Magnesium, yakni jenis mineral yang sangat baik dalam perawatan kesehatan tulang. Selenium juga sudah dibuktikan dapat memperbaiki sel DNA yang telah rusak, menghambat pertumbuhan sel kanker, dan membunuh sel-sel abnormal dalam tubuh.

2. Menurunkan Kadar Gula Darah

Kandungan lain yang banyak terkandung dalam biji tanaman ini ialah senyawa poli-fenol seperti asam klorogenik, asam kafeat, dan asam quinic. Senyawa tersebut dikenal sebagai anti-oksidan alami yang sangat baik dalam melawan molekul oksidan berbahaya pada tubuh.

Salah satu senyawa poli-fenol yang terkandung dalam biji bunga matahari adalah asam klorogenat. Asam klorogenat diketahui berguna untuk membantu penurunan kadar gula dalam darah dengan cara membatasi pemecahan glikogen pada hati.

3. Menurunkan Kolesterol

Di dalam biji tanaman ini, terdapat sekiranya 270-289 mg/100 gram Pitosterol. Kandungan pitosterol tersebut sangat berguna untuk menurunkan kadar kolestrol di dalam tubuh manusia. Selain itu, tanaman ini tidak sedikit pun mengandung kadar kolestrol.

Selain khasiat ini, masih terdapat berbagai macam khasiat lainnya yang juga bermanfaat untuk tubuh manusia. Bahkan tanaman ini juga disinyalir bisa menekan radiasi nuklir sehingga Jepang yang pernah menghadapi bencana radiasi nuklir pernah menaman jutaan tanaman ini di daerahnya.

Semoga berbagai informasi seputar keindahan serta keunikan bunga matahari di atas dapat menjadi wawasan tambahan yang menarik untuk Anda. Simak terus berbagai informasi lainnya seputar taman, tanaman hias dan jasa taman di gogreengardenjogja.com. Semoga bermanfaat!

Open chat
Tukang Taman Berpengalaman.